Alfamart

Brand image sangat yang kuat, model bisnis yang jelas, pengelolaan usaha yang baku, perkembangan usaha yang cepat, membuat tawaran kerja sama dari Alfamart ini menjadi daya tarik bagi banyak investor.

[heading] Alfamart[/heading]

Nama waralaba: Alfamart

Kategori waralaba: Ritel

Pewaralaba: PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk

Alamat: Jl. MH. Thamrin No. 9 Cikokol, Tangerang

Telpon: 021 55755966 (hunting)

Fax: 021 55774573

Website: http://alfamartku.com/

Bidang usaha: Toko ritel atau minimarket kebutuhan umum rumah tangga

Bentuk kerja sama: waralaba

Konsep usaha: Alfamart adalah jaringan toko ritel atau minimarket yang menyediakan aneka kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari rumah tangga, dengan jumlah item sekitar mulai dari 3500 sampai 4500 jenis produk (baik makanan maupun non makanan), dimana pembeli dapat memilih sendiri barang akan dibelinya di gerai dengan luas mulai dari 80M2 sampai sekitar 120M2.

Target pasar: umum

Tahun berdiri: 1999

Tahun diwaralabakan: 2001

Jumlah gerai: > 3.500 gerai di seluruh Indonesia

[note color="#fff"]Paket Investasi
[tabs style="1"] [/tabs] [/note]

* Nilai investasi tersebut adalah angka estimasi, terdiri dari franchise fee, renovasi bangunan dan listrik, perijinan, perlengkapan toko, AC, komputer, biaya promosi pembukaan toko. Tidak termasuk nilai property toko.

Selain area jual, masih diperlukan area untuk gudang, kantor dan kamar tidur karyawan. Secara total dibutuhkan kurang lebih 200M2.

Sejarah Singkat

Alfamart, salah satu waralaba tanah air yang sukses, mengawali usaha dengan membuka toko pertamanya tahun 1999 di Tangerang, dengan nama Alfa Minimart, yang menjual aneka kebutuhan pokok sehari-hari. Saat itu Alfamart dimiliki oleh PT. Alfa Minimarket Utama.

Tahun 2002 kepemilikan dialihkan ke PT. Sumber Alfaria Trijaya yang saham mayoritasnya dipegang oleh PT. H.M. Sampoerna yang waktu itu ingin menggarap pasar minimarket secara serius. Tahun 2003, nama Alfa Minimart diubah menjadi Alfamart. Sejak itu perkembangan Alfamart melesat sangat pesat.

Tahun 2005 jumlah gerai Alfamart menjadi 1.293 gerai. Lima tahun kemudian, tahun 2010 meningkat menjadi lebih dari 3.500 gerai.

Peningkatan yang luar biasa ini diimbangi dengan pencapaian-pencapaian di bidang pengelolaan usaha, seperti, menjadi minimarket pertama yang meraih sertifikasi ISO 9001:2000 untuk sistem manajemen mutu pada tahun 2007. Di tahun 2009, PT. Sumber Alfaria Trijaya tercatat pada lantai Bursa Efek Indonesia.

Kini Alfamart menjadi salah satu pemain utama di bisnis jaringan toko ritel.

Konsep Usaha & Daya Tarik

Dengan moto “Belanja Puas, Harga Pas” Alfamart menjual berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau dan berlokasi di sekitar perumahan, perkantoran, dan fasilitas umum.

Brand image Alfamart sangat kuat. Kegiatan promosi kreatif yang dikembangkan Alfamart tampaknya cukup efektif untuk meningkatkan persepsi masyarakat terhadap jaringan toko ritel ini. Semisal, penerbitan kartu keanggotaan, bekerja sama dengan perbankan untuk menerbitkan kartu pembayaran tunai, termasuk mengadakan kompetisi SEO untuk menempatkan nama Alfamart di ranking tertinggi di dunia pencarian internet.

Kebutuhan Investasi

Alfamart menawarkan setidaknya dua pola kerja sama.

  • Waralaba Toko Baru dengan nilai investasi mulai dari Rp. 360 juta sampai Rp. 410 juta tergantung pada jumlah item yang dijual. Nilai tersebut tidak termasuk nilai property atau sewa tempat. 6 langkah prosedur waralaba toko baru: (1) proses presentasi awal, (2) evaluasi lahan dan persetujuan, (3) pengukuran dan evaluasi proyek, (4) presentasi proposal, (5) kesepakatan waralaba, (6) pembukaan toko.
  • 2. Waralaba Toko Take Over; yaitu pembelian toko Alfamart yang sudah berjalan dengan harga paket yang telah ditentukan. Termasuk di dalamnya: sewa untuk 5 tahun, peralatan toko, perijinan, franchise fee untuk 5 tahun dan goodwill. 4 langkah prosedur waralaba toko take over: (1) presentasi proposal, (2) kesepakatan pembelian, (3) pemindahan perijinan, (4) kesepakatan waralaba.

Sistem royalti Alfamart berlaku progresif yang dihitung dari omset bersih sebagai berikut:

[note color="#fff"]Royalti
[tabs style="1"] [/tabs] [/note]

Syarat Menjadi Franchisee Alfamart:

  1. Badan usaha (koperasi, CV, PT, dan sebagainya).
  2. Warga Negara Indonesia.
  3. Sudah atau akan memiliki lokasi dengan luas area penjualan minimal 80M2 (di luar area untuk gudang dan tempat tinggal karyawan).
  4. Memenuhi persyaratan perijinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  5. Bersedia mengikuti sistem dan prosedur yang berlaku di Alfamart.
  6. Menyiapkan dana investasi untuk mendirikan toko Alfamart.

Dukungan Kerja Sama

Alfamart telah mempunyai prosedur pengelolaan usaha yang baku. Mulai dari survey lokasi secara detail, perencanaan desain toko, target pasar yang jelas, seleksi produk-produk yang baik serta jaminan supplai dari prinsipal, sistem seleksi dan pelatihan karyawan, sistem administrasi dan laporan keuangan toko, program promosi pada saat pembukaan toko sampai rencana 5 tahun ke depan, juga panduan dan bimbingan operasional, pengawasan dan konsultasi toko selama 5 tahun.

Dengan brand image yang sangat kuat, model bisnis yang jelas, standar pengelolaan usaha yang baku, perkembangan usaha yang cepat, membuat tawaran kerja sama dari Alfamart ini menjadi daya tarik bagi banyak investor. Bagaimana dengan anda? ***

(Update: Juni 2011)

| WI | JEP |

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +3 (from 3 votes)

Comments

  1. Sya punya tanah seluas 560 M. Lebar 16 M panjang 35 M. Bagai mana mau di kontrakin sama alfamart, bisa apa tidak?

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Komentar anda:

*


9 + one =