Ayo Mulai Usaha Toko Beras

Idiom “belum makan, jika belum makan nasi” menunjukkan betapa vitalnya beras bagi kebanyakan orang Indonesia. Maka membuka usaha toko khusus berjualan beras menjadi pilihan yang tak kalah vital.


Header image courtesy cookbookman17 / Flickr.com

MENGAPA TIDAK..?

Usaha apa yang selalu dibutuhkan oleh orang Indonesia setiap hari? Ya, jawabnya adalah usaha menjual beras. Beras adalah kebutuhan pokok mayoritas orang Indonesia. Meski pemerintah berusaha mengajak masyarakat untuk mengonsumsi makanan pokok selain beras, tetap saja kita merasa belum “makan” jika belum makan nasi. Bahkan dari tahun ke tahun permintaan beras tak menunjukkan penurunan. Tak heran bila toko beras menjadi salah satu ide usaha yang menarik untuk dijalankan.

Kini semakin banyak toko yang khusus menjual beras, atau toko beras. Beragam merek beras dalam kemasan pun hadir di pasar. Kecenderungan ini adalah untuk menjawab semakin berkembangnya selera dan kepedulian konsumen terhadap beras yang berkualitas baik. Bila anda cukup ahli dalam mengetahui macam-macam jenis dan kualitas beras serta berjiwa dagang, mengapa tidak membuka toko khusus beras.

AYO MULAI..!

Pasokan beras. Setidaknya ada dua cara memasok beras untuk toko anda. Pertama, anda mengulak dari distributor atau agen beras. Kedua, anda membeli gabah dari petani, lalu menggiling dan mengemasnya. Cara kedua ini cukup merepotkan bagi mereka yang kurang paham tentang kualitas dan cara penanganan beras, namun bisa memberikan keuntungan lebih besar, bahkan jika anda memiliki modal kuat dan ulet, anda bisa menjadi distributor beras. Cara lain, anda bisa menjalin kerja sama kemitraan atau waralaba toko beras.

Macam-macam jenis beras. Ada bermacam-macam jenis beras ditinjau dari segi asal benih, kualitas fisik, hasil tanakan berupa nasi, dan sifat-sifatnya. Anda perlu tahu bagaimana membedakan beras jenis Pandan Wangi, IR64, Rojolele, Bramo, dan lain-lain. Anda juga harus bisa menjawab pertanyaan pelanggan tentang sifat-sifat beras, cara memasak dan nasi hasil tanakannya. Sebagian masyarakat menyukai beras punel, namun sebagian yang lain memilih peras pero (keras).

Kualitas beras. Jangan sekedar percaya pada apa yang tertulis pada kemasan. Anda juga harus paham tentang kualitas beras yang baik. Harga beras sangat bergantung pada kualitasnya. Beras yang utuh, bersih, berwarna putih alami, tidak berbau apak, serta bebas dari kutu pasti lebih mahal harganya.

Lokasi toko. Idealnya toko anda berada area sekitar pasar, dimana banyak orang berbelanja kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Atau, dekat pemukiman padat penduduk. Lebih baik jika toko anda berdiri di tepi jalan yang mudah dijangkau, terutama jika anda harus menaik-turunkan beras dalam jumlah besar dari truk.

Toko dan gudang. Bentuk toko beras sebenarnya sederhana saja. Cukup berupa kios los dilengkapi dengan palet atau rak. Yang paling penting adalah bagaimana melindungi beras anda dari gangguan tikus dan serangga. Anda perlu memastikan bangunan toko anda aman, tidak berlubang atau bercelah yang bisa menjadi jalur masuknya binatang pengganggu. Selain itu, anda harus mendesain dan melengkapi toko atau gudang beras anda sedemikian rupa agar memiliki suhu ruang yang dibutuhkan untuk menyimpan beras dengan baik.

Promosi. Pasang spanduk di toko anda, berikut jenis-jenis beras yang anda sediakan. Untuk menarik kehadiran pelanggan, pajang beras dalam kemasan secara rapi. Ingat, beras adalah panganan utama kita, jadi perlakukan dengan baik. Tampilkan keunggulan masing-masing jenis beras untuk meningkatkan pemahaman pelanggan. Sediakan waktu untuk menjawab pertanyaan pelanggan mengenai cara memasak beras hingga menghasilkan nasi yang diinginkan.

PERHATIKAN

Penggunaan bahan kimia. Anda perlu waspada terhadap beras yang tercium sangat harum, tampak amat putih, terasa licin. Mungkin pemasok beras telah mencampuri beras dengan bahan-bahan kimia yang bisa membuat beras tampak menarik. Hindari penggunaan bahan kimia demi meningkatkan tampilan beras. Lindungi pelanggan anda dari bahaya bahan-bahan kimia tersebut.

Kutu beras. Serangga ini merugikan usaha anda. Beras bisa rusak dan busuk. Pelanggan pun ogah mengkonsumsi beras berkutu. Pastikan anda telah menyimpan dengan cara yang baik dan benar agar beras terbebas dari kutu. Namun jangan menggunakan bahan kimia berbahaya untuk membasmi kutu. Sebenarnya ada alat elektronik yang bisa mengalirkan gelombang kejut listrik bervoltase tinggi yang bisa membunuh kutu secara efektif.

Waktu penyimpanan. Kualitas beras yang ditimbun dan disimpan terlalu lama akan menurun, baik warna, rasa dan baunya. Anda harus menerapkan prosedur arus barang (FIFO) yang baik. Kemasan kedap udara bisa membantu menjaga kualitas beras.

Harga beras. Sebagai komoditi yang dipengaruhi oleh perubahan musim dan dinamika perdagangan, harga beras mudah naik dan turun. Anda harus secara cermat mengikuti pergerakan harga beras di pasaran, terutama saat terjadi musim-musim paceklik, agar tidak salah menerapkan harga yang bisa merugikan usaha anda.

Pelayanan ramah. Meski beras adalah komoditas umum, pelayanan yang ramah tetap merupakan syarat kelangsungan setiap usaha.

TIPS PENGEMBANGAN USAHA

Layanan pesan antar. Untuk menjangkau pelanggan lebih banyak, tawarkan layanan pesan antar.

Kemasan eceran. Kebanyakan beras dikemas dalam ukuran 10, 20 atau 50 kg. Untuk melayani pelanggan yang membutuhkan, mengapa tidak menjual beras dalam ukuran 5 kg atau 1 kg? Berhati-hatilah dengan penyusutan volume karena perubahan cara kemasan ini.

Gerai dan sub agen. Untuk meningkatkan omset, anda bisa mendirikan gerai di tempat lain atau bekerja sama dengan sub agen beras atau toko kelontong yang mengecer beras.

Memasok ke katering, restoran, hotel. Bentuk tim untuk memasarkan beras pada catering, restoran atau hotel. Anda perlu memiliki modal lebih, karena biasanya mereka menginginkan harga murah dan sistem pembayaran yang fleksibel. Bila anda mampu melayani, mengapa tidak? Omset dari industri horeka (hotel, restoran dan katering) ini lumayan besar.

Perkiraan Kebutuhan Modal Awal: Menengah

Tingkat Kesulitan: Relatif mudah-sedang, membutuhkan keahlian mengetahui kualitas beras dan cara penanganannya.

| WS | JEP |

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +31 (from 31 votes)
 

Comments

  1. Kebutuhan modal awal = menengah. Maksudnya kira2 brp? 25 jt ckup?

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  2. kalo modal 20jt gmana gan..??? tp blum sewa kios… mohon saran nya gan…!!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +2 (from 2 votes)
  3. Noorcahyo says:

    Sy usaha beras Di Kota Malang.
    Kalo saran saya sebaiknya untuk modal <30 juta lebih baik survey dulu daerah sekitar lokasi di mana anda mau berjual. Tentu 4 macam beras terlaris. awal buka ambil untung dikit dahulu. Pelajari perilaku konsumen (daya beli, alasan memilih beras dll) butuh sekitar 0-3 bulan. setelah itu anda baru bisa mengambil beras dari penggilingan dengan kualitas yang telah tentukan berdasarkan permintaan konsumen. Jika ada modal tambahan bikin merk sendiri.
    Bila anda sabar dan rajin ber-doa Insya'Allah akan sukses.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +2 (from 2 votes)
  4. wah sangat menggiurkan nih, kebetulan saya juga masih bingung mau buka usaha apa. mungkin usaha seperti ini layak untuk dicoba.

    terimakasih infonya.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)

Komentar anda:

*


four − = 3