Ayo Mulai Usaha Toko Kelontong

Meski diserbu oleh jaringan minimarket kelas nasional, toko kelontong masih selalu dibutuhkan banyak orang. Dan sebenarnya ada banyak keunggulan toko kelontong yang tak bisa dijangkau oleh minimarket.


Header image courtesy of Markless55 / Flickr.com

MENGAPA TIDAK..?

Jauh sebelum jaringan toko minimarket, seperti Alfamart dan Indomaret tumbuh subur, toko atau warung kelontong telah terlebih dahulu ada. Bahkan sampai sekarang toko kelontong tetap ada dan menjadi salah satu usaha yang banyak dipilih meski jaringan minimarket bertebaran dimana-mana. Mengapa demikian? Karena toko kelontong memiliki keunggulan yang tak mudah disaingi oleh jaringan minimarket.

Pertama, toko kelontong bisa berdiri lebih dekat dengan pelanggan. Ia bisa berada di gang sempit, seberang jalan, bahkan sebelah rumah kita. Kedua, toko kelontong bisa menjual barang yang secara tradisi lebih dibutuhkan atau sesuai dengan kebiasaan setempat. Ketiga, toko kelontong menawarkan transaksi yang lebih fleksibel. Jadi, jangan berkecil hati membuka usaha toko kelontong. Selama anda tekun mengumpulkan keuntungan sepeser demi sepeser dan selalu ramah pada pelanggan, usaha toko kelontong tak pernah surut untuk diusahakan.

AYO MULAI..!

Persaingan. Amati toko kelontong atau minimarket yang berada di sekitar lokasi usaha anda. Pelajari apa yang dijual oleh mereka dan bagaimana mereka menjalankan usaha. Agar toko kelontong anda bisa bersaing dan diterima masyarakat, sediakan barang kebutuhan yang tidak dijual oleh para pesaing. Hal ini dapat menghindari pertikaian dengan toko-toko pesaing yang biasanya adalah tetangga anda sendiri.

Lengkap tapi fokus. Menjual barang selengkap-lengkapnya bisa menarik pelanggan. Namun itu membutuhkan modal lebih. Sebenarnya tidak harus menjual segala macam jenis barang. Sebaiknya anda memusatkan perhatian dan menjual kelompok produk tertentu selengkap mungkin sehingga menjadi ciri khas toko kelontong anda. Hal ini lebih mudah diingat oleh pelanggan. Misal, toko kelontong yang lengkap menjual jajan untuk anak-anak; toko kelontong yang lengkap menjual keperluan dapur, toko kelontong yang lengkap menjual obat. Dengan demikian toko kelontong anda lebih mudah diingat pelanggan, dan anda pun bisa memusatkan modal dan pengelolaan anda dengan lebih baik.

Lokasi dan tempat usaha. Biasanya usaha toko kelontong dimulai dengan memanfaatkan ruang di rumah, seperti ruang tamu, teras, halaman atau garasi. Yang terpenting adalah menyiapkan ruang tersebut agar sesuai dan aman digunakan sebagai tempat usaha. Misal, lindungi toko anda dari binatang penganggu (tikus, kucing, ayam, dll.) atau lalu lalang anggota keluarga. Rancang toko sedemikian rupa agar anda tetap bisa mengawasi sembari melakukan kegiatan rumah sehari-hari.

Kulakan. Agar bisa menjual dengan harga murah anda harus mengkulak dengan harga murah juga. Tahukah anda dimana toko grosir, agen atau distributor yang menawarkan harga terbaik, termin pembayaran yang bersaing, dan program promosi yang menarik? Kalau cukup jeli, anda bisa mengkulak dari supermarket atau hypermarket terdekat saat mereka menawarkan program diskon yang biasanya harganya lebih murah dari agen atau distributor resmi sekali pun.

Harga. Menentukan harga jual toko kelontong gampang-gampang sulit. Biasanya penentuan harga jual sangat dipengaruhi oleh persaingan. Untuk menghindari perselisihan yang tak perlu, harga jual tak lebih rendah dari harga toko kelontong pesaing yang notabene tetangga anda sendiri. Ada patokan sederhana, yaitu harga jual dipatok ke pecahan mata uang terdekat. Misal, bila harga kulak anda Rp. 380, harga jualnya adalah Rp. 500.

Promosi. Pasang spanduk atau banner di depan toko kelontong anda. Biasanya tidak ada program promosi khusus yang membutuhkan biaya besar. Kenalkan toko kelontong anda secara getok tular. Lakukan acara pembukaan sesuai dengan tradisi setempat.

PERHATIKAN

Pelayanan yang baik dan ramah. Menjual dengan harga murah untuk memenangkan persaingan beresiko terhadap keuntungan dan hubungan dengan toko kelontong tetangga anda sendiri. Oleh karena itu, kunci terpenting untuk menarik pelanggan adalah memberikan pelayanan yang baik dan ramah.

Lengkapi barang dagangan anda secara bertahap. Dahulukan barang-barang yang sering dicari oleh pembeli. Sebaliknya, barang dagangan yang lambat terjual harus sering-sering ditawarkan. Bila memang tak laku, apakah bisa dikembalikan ke agen?

Awasi keamanan barang anda. Jangan sampai ada barang yang rusak dan tak bisa dijual karena kedaluarsa, dimakan tikus atau serangga, salah penyimpanan, tercecer atau hilang. Ini akan sangat merugikan usaha anda. Lakukan pemeriksaan setiap hari, terutama sebelum menutup toko.

Menghitung keuntungan. Tidak mudah menghitung laba toko kelontong karena margin keuntungan biasanya relatif kecil dan junlah produk yang dijual beragam. Namun anda tetap harus bisa menghitung secara periodik berapa biaya kulakan dan pendapatan dari penjualan anda. Selain itu, barang yang dipakai sendiri harus dihitung terpisah untuk mengetahui berapa sebenarnya keuntungan usaha anda.

TIPS PENGEMBANGAN USAHA

Boleh berhutang. Membolehkan pelanggan berhutang memang bisa menaikkan penjualan, namun lakukan dengan penuh hati-hati dan cermat. Pastikan anda hanya memberikan hutangan pada orang yang telah anda percaya dan yakini akan melunasinya. Jika tidak, anda harus tegas menolak..

Jam buka tutup toko. Terkadang ada kebutuhan pembeli yang tak terduga. Jangan enggan untuk melayani pembeli meski toko anda telah tutup.

Menjadi agen. Apakah anda bisa mendapat kepercayaan dari distributor suatu produk tertentu menjadi agen atau sub-agen? Misal, agen elpiji, air mineral, minuman softdrink, beras, atau yang lain. Ini peluang yang bisa menambah omset usaha toko kelontong anda.

Meningkatkan ketrampilan. Menjaga toko kelontong bisa jadi membosankan. Isi waktu anda dengan melakukan kegiatan ketrampilan yang bermanfaat dan menguntungkan.

Perkiraan Kebutuhan Modal Awal: Kecil~Menengah

Tingkat Kesulitan: Relatif mudah, membutuhkan ketekunan dalam berusaha.

| WS | JEP |

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +2 (from 2 votes)
 

Komentar anda:

*


− five = 4