Disc Tarra

Disc Tarra telah menjadi retail entertainment terlengkap yang menyajikan konsep modern “one stop home entertainment retail chainshop” dengan tersedianya produk pilihan untuk Compact Disc, Audio Cassette, Video CD, DVD.

[heading] Disc Tarra[/heading]

Nama merk: Disc Tarra

Kategori: Hiburan

Perusahaan: PT. Tarra Waralabas

Alamat: Jl. Pesanggrahan Raya No. 17 Jakarta Barat

Telpon: 021 5847861 (Hunting)

Fax: 021 5872824, 5853660

Website: www.disctarra.com

Bidang usaha: Penjualan CD, VCD, kaset, dll

Bentuk kerja sama: Waralaba

Konsep usaha: Menyediakan solusi bagi pelanggan atas kebutuhan terhadap produk home audio-video entertainment berkualitas prima. Menjalin kerjasama dengan berbagai studio film baik Hollywood maupun lokal serta label musik terkemuka dalam dan luar negeri.

Target pasar: Kelas menengah ke atas

Tahun berdiri/waralaba: 1996/2007

Jumlah gerai: 120

[note color="#fff"] [tabs style="1"] [/tabs] * Tergantung luas toko, belum termasuk sewa tempat
** Sudah termasuk dalam paket
[/note]

Sejarah Singkat

Gerai musik Disc Tarra didirikan Wirawan Hartawan pertama kali pada tahun 1986 di bilangan Hayam Wuruk, Jakarta Kota. Memasarkan produk CD di tahun-tahun tersebut tergolong susah. Sebulan hanya mampu menjual 30 keping CD saja. Namun kini, setelah melewati naik turunnya kondisi ekonomi, Disc Tarra menjelma sebagai jaringan retail entertainment terlengkap dan terbesar dengan konsep “one stop home entertainment retail chainshop”. Disc Tarra tidak hanya menjual CD, melainkan juga Video CD, DVD, serta Accessories pendukung seperti headphones, microphones, dan sebagainya.

Sekarang Disc Tarra sudah mempunyai sekitar 1.000 karyawan dengan 100 gerai. Jaringan Disc Tarra sebenarnya bagian dari Tarra Group yaitu grup usaha yang berfokus pada industri musik dan film dengan format cakram optik dari mulai generasi Laser Disc hingga yang terbaru adalah format Blue Ray. Kesuksesan Disc Tarra didukung kekuatan-kekuatan yang dimiliki oleh Tarra Group karena selain memiliki gerai musik, Tarra Group juga mempunyai pabrik, rumah produksi, dan training center.

Konsep Usaha & Daya Tarik

Pembajakan di negeri ini sangat memprihatinkan. Ini pula yang dirasakan oleh CEO Tarra Group, Wirawan Hartawan, yang memayungi ritel Disc Tarra. Menghadapi situasi semacam ini, Wirawan mulai menggarap segmen menengah ke atas (high end). Langkah ini diambil karena kalangan high end biasanya merupakan komunitas yang lebih memberi apresiasi terhadap mutu produk. Mereka pasti emoh dan gengsi apabila membeli produk bajakan.

Berbagai perbaikan diterapkan oleh Disc Tarra dengan tidak hanya sekedar menjual CD musik atau film, melainkan juga agar dapat memberikan experiental shopping bagi konsumen. Misal, pembeli diberi kesempatan untuk mencoba, kalau suka baru beli. Ini didukung dengan perkakas audio visual yang tidak diragukan lagi kualitasnya. Disc Tarra menawarkan suasana seperti sedang live melihat konser musiknya.

Disc Tarra sedang menerapkan konsep kios digital, dimana pengunjung gerai bisa mencoba dan membeli lagu-lagu atau cukilan film yang ditanam ke telepon selular. Bisnis konten musik digital ini dikembangkan di lima kota besar sejak beberapa tahun silam seiring dengan makin bergairahnya industri seluler dalam negeri.

Proses pembangunan kios digital itu sendiri membutuhkan waktu sekitar tiga tahun. Dari rentang itu, waktu paling lama digunakan untuk mengonversi format lagu yang akan dijual. Setidaknya sekitar 400.000 lagu akan dijual di kios digital ini dan lagu-lagu lokal masih mendominasi.

Disc Tarra juga mengembangkan diri dengan menjual produk lain yang masih relevan dengan musik dan film, yakni peranti digital, seperti iPod, earphone, active speaker, dan sebagainya. Namun, di gerai ini, semua produk yang ditawarkan serba premium.

Kebutuhan Investasi

Untuk mendirikan satu cabang Disc Tarra dibutuhkan investasi mulai dari Rp 300-an juta, ini masih tergantung luas tempat yang digunakan dan belum termasuk biaya sewa tempat. Franchise fee sebesar Rp 90 juta hingga Rp 160 juta tergantung luas tempat yang digunakan. Sedangkan royalti yang harus dibayarkan sebesar 4,5% dari total omset per bulannya.

Dengan pola kerja sama seperti ini, pewaralaba memperkirakan BEP bagi mitra usahanya akan dicapai dalam kurun waktu 2 tahun hingga 2,5 tahun.

Dukungan Kerja Sama

Mitra usaha mendapatkan sistem operasi dan administrasi gerai yang sudah teruji akurasinya, juga hak non-eksklusif untuk menggunakan merek dagang Disc Tarra, logo, dan identitas terkait lainnya serta hak eksklusif dalam memakai format usaha Disc Tarra.

Tarra Group juga training center yang menjadi wadah belajar tim agar bisa melayani customer dengan baik, termasuk mengkondisikan karyawan tidak sekadar bekerja tapi juga mencintai pekerjaan dan menjadikannya sebagai bagian dari hidup mereka.

Pemberian pelatihan pada tingkat manajerial dan staf dalam hal pelayanan pelanggan, administrasi, pemasaran dan manajemen serta tinjauan bisnis tiap semester untuk membantu mitra usaha dalam hal pemecahan masalah dan pengembangan pasar secara maksimal juga merupakan bagian dari dukungan bantuan berkelanjutan Disc Tarra. ***

(Update: Juni 2012)

| WI | JS |

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +4 (from 4 votes)

Komentar anda:

*


5 + three =