Es Teler 77

Setelah tiga dasawarsa, Es Teler 77 terus berkembang menyajikan produk makanan serta minuman dari resep orisinil yang berkualitas yang mampu meningkatkan citra makanan Indonesia bahkan sampai ke mancanegara.

[heading] Es Teler 77 Juara Indonesia[/heading]

Nama merk: Es Teler 77 Juara Indonesia

Kategori: Makanan dan minuman

Perusahaan: PT. Top Food Indonesia

Alamat: Menara Top Food. Jl. Jalur Sutera Barat No. 3 Alam Sutera, Tangerang

Telpon: 021 2565 7577

Fax: 021 2565 7597

Hotline: 0818 0722 5577

Email: info@esteler77.com, franchise@esteler 77.com

Website: www.esteler77.com

Bidang usaha: Restoran es teler, bakso, dan mie ayam cepat saji

Bentuk kerja sama: Waralaba

Konsep usaha: Restoran cepat saji yang menyajikan minuman dan makanan sehari-hari khas Indonesia yang berkualitas dengan harga terjangkau.

Target pasar: Kelas menengah

Tahun berdiri/waralaba: 1982/1987

Jumlah gerai: 180

[note color="#fff"] [tabs style="1"] [/tabs] * Dekorasi tempat, peralatan dapur, kursi dan meja makan (belum termasuk sewa tempat)
[/note]

Sejarah Singkat

Terinspirasi dari sang mertua (Ibu Murniati Widjaja) yang menang lomba membuat es teler, Sukyatno mencoba menjual es teler di pelataran teras sebuah pertokoan Duta Merlin, sekarang Carrefour Harmony di kawasan Jakarta Pusat. Usaha yang dimulai pada 7 Juli 1982 ini, ternyata bukan peluang bisnis yang pertama kali ia coba. Menjadi salesman, tengkulak jual beli tanah, makelar pengurusan SIM, pemborong bangunan, sampai bisnis salon pernah ia geluti dan semuanya gagal di tengah jalan.

Tak ingin mengulangi pengalaman pahit itu, Sukyatno mulai menekuni bisnisnya yang diberi nama es Teler 77. Angka 77 digunakan sebagai merek, karena angka tersebut mudah diingat dan diharapkan menjadi angka hoki bagi pemilik bisnis ini.

Dari warung tenda yang dulu berada di emperan toko, Sukyatno berinisiatif mengembangkannya menjadi bisnis waralaba. Tepat pada tahun 1987 untuk pertama kalinya dibuka gerai di Solo dengan sistem franchise. Semenjak itu perkembangan bisnisnya pun sangat pesat hingga mencapai 180 gerai. Tidak puas mempertahankan pasar dalam negeri, kini produk Es Teler 77 berhasil merambah pasar luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Australia.

Konsep Usaha & Daya Tarik

Es Teler adalah jenis minuman dingin berupa buah-buahan segar nangka, alpukat dan kelapa, dengan racikan sirup yang membuatnya asyik dinikmati. Meski merknya es teler, namun gerai ini tidak hanya menjual minuman tapi juga makanan seperti bakso, mie ayam, otak-otak, batagor, pisang bakar, dan lain-lain.

Mengikuti perkembangan tren gaya hidup, tahun 1994 seluruh gerai Es Teler 77 dipindahkan dari kios ke mal dan plasa. Kehadiran Es Teler 77 di arena pusat perbelanjaan modern ini memperluas wawasan kuliner dan memperkenalkan konsep makanan cepat saji (fastfood). Inovasi menu baru yang tidak asing bagi lidah orang Indonesia seperti gado-gado, rujak buah, mie kangkung, nasi goreng, dan sop buntut sengaja ditampilkan agar masyarakat masih bisa menemukan menu tradisional yang mereka gemari.

Untuk meningkatkan loyalitas konsumen, Es Teller 77 juga memberikan fasilitas kartu member bagi para pelanggannya. Dengan kartu klub juara yang diluncurkan, pelanggan berhak memperoleh diskon makanan dan minuman yang ada di seluruh gerai.

Pengelola Es Teller 77 juga telah mendaftarkan hak cipta merek dagangnya, terutama dalam usahanya untuk merambah ke luar negeri, seperti, Malaysia, Singapura, dan Australia. Dalam waktu dekat menyusul Jeddah dan Beijing karena permintaan di dua negara itu juga banyak. Jeddah dipilih karena banyak yang umroh dan bekerja di sana, sedangkan Beijing akan menjadi pasar yang menjanjikan mengingat karakter masakan di kawasan Asia akan mengglobal.

Sistem manajemen selalu ditingkatkan untuk terus fokus mengembangkan bisnis ini, seperti membangun IT data center, training center modern serta beberapa central kitchen. Kemajuan pesat yang didapat dari keuletan dan kerja keras ini akhirnya membuahkan penghargaan, antara lain : Satyalencana Pembangunan dari Presiden RI di tahun 1995 serta Top Franchise ASEAN 2009 dan The Best in Franchise Support, Indonesia Franchisor of the Year 2009 dari Majalah Info Franchise Indonesia dan Asosiasi Franchise Indonesia.

 

Kebutuhan Investasi

Perkiraan modal investasi (tidak termasuk biaya franchise) tergantung pada luas dan kondisi tempat. Dana yang digunakan untuk dekorasi tempat, peralatan dapur, kursi, meja makan dan lain-lainnya sekitar Rp 350 juta.

Biaya franchise Rp 75 juta untuk jangka waktu 5 tahun, sedangkan royalty sebesar 4% dan marketing 2% dari omset/bulan. BEP rata-rata terjadi dalam dua tahun.

Dukungan Kerja Sama

Es Teler 77 menetapkan standar yang sama untuk semua outletnya sehingga bagi daerah yang tidak mempunyai sentral kitchen, bahan baku harus didatangkan dari Jakarta. Sedangkan sentral kitchen hanya ada di Jakarta dan Medan, serta satu di Singapura. Jadi daerah yang jauh dari sentral kitchen akan ada penambahan biaya distribusi. Training karyawan dilaksanakan selama 1 minggu di Es Teler 77 Training Centre dan 3 bulan di outlet. ***

(Update: Juli 2012)

| WI | JS |

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)

Komentar anda:

*


× one = 3