Raja Motor

Raja Motor merupakan toko aksesoris dan suku cadang sepeda motor pertama dan satu-satunya yang menerapkan konsep swalayan (self service) dan menawarkan lebih dari 6.000 item berbagai merek dengan harga kompetitif.

[heading] Raja Motor[/heading]

Nama merk: Raja Motor

Kategori: Ritel

Perusahaan: Raja Motor

Alamat: Cibubur Point Automotive Center Ruko B3A, Jl. Alternatif Cibubur km 1 Cibubur Depok

Telpon: 021 84596707, 8451728

Fax: 021 8730216, 8451210

Website: www.raja-motor.com

Bidang usaha: Ritel onderdil sepeda motor

Bentuk kerja sama: Waralaba

Konsep usaha: One stop shopping untuk kebutuhan sepeda motor. Mulai dari aksesoris, suku cadang, modifikasi, racing parts, motocross, kostum bikers, pengaman, perawatan, dan pemasangannya. Selain itu pembeli bisa memilih sendiri barangnya, pembayaran dapat dilakukan dengan kartu kredit, kartu debit, dan barang bergaransi.

Target pasar: Umum

Tahun berdiri/waralaba: 1996/2006

Jumlah gerai: 7

[note color="#fff"] [tabs style="1"] [/tabs] * termasuk dalam paket
[/note]

Sejarah Singkat

Raja Motor didirikan pada tanggal 11 Maret 1996 di Jakarta, merupakan toko aksesoris dan suku cadang sepeda motor pertama dan satu-satunya yang menerapkan konsep swalayan (self service). Sebelum pasangan suami istri Erie Riza Nugraha dan Entjik Tachiyah (Eta) sepakat merentas bisnis ritel onderdil sepeda motor, mereka asyik bergumul dengan dunianya masing-masing. Eta adalah Manajer Senior Bank Niaga, sedangkan Erie adalah Manajer Kontrak & Negosiasi IBM. Kedua alumni Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya ini sungguh jauh dari urusan pernak-pernik motor.

Ide pembukaan toko perlengkapan motor itu diakui Erie diilhami oleh usaha bengkel milik mertuanya, MCH Motor di Jl. Urip Sumoharjo, Surabaya. Tapi mereka tidak fokus ke bengkelnya, melainkan penjualan aksesori dan suku cadang motor yang dikelola dengan manajemen modern. Kuatnya dorongan untuk berbisnis juga dipicu oleh makin besarnya tuntutan sang anak agar waktu mereka lebih banyak tercurah untuk keluarga dan menambah income. Berlandaskan segala faktor di atas, maka dikibarkanlah Raja Motor (RM).

Dengan modal awal Rp 50 juta, Erie menyewa kios seluas 3 x 5 m2 di Jalan Lapangan Tembak Cibubur. Sebesar Rp 10 juta digunakan untuk sewa tempat, sisanya untuk operasional. Batu sandungan segera menghadang perjalanan bisnis sejoli ini, terutama belum adanya database pelanggan. Alhasil, bisa diduga penjualan pun seperti bayi yang merangkak perlahan. Namun mereka tidak putus asa, pelayanan terus ditingkatkan, variasi produk ditambah dan promosi dari mulut ke mulut plus beriklan juga digelar. hasilnya sungguh menggembirakan, setelah melewati tahun pertama, berikutnya pertumbuhan omset rata-rata 20% saban tahun.

Dua tahun berikutnya, tepatnya tahun 1998, Erie ditawari kenalannya untuk menyewa ruko seluas 50 m2 di Jl. Raya Ciledug, Jakarta, dan ia pun setuju. Penjualan yang bagus otomatis membuat RM mampu membeli ruko itu pada 2001. Hebatnya sekarang toko itu tidak hanya milik sendiri, tapi luas rukonya pun lebih besar menjadi 450 m2.

Alhasil melihat animo yang besar, Raja Motor dikembangkan oleh Erie secara lebih luas. Pertama, adalah memasukkan produk-produknya ke beberapa outlet modern market seperti Alfa Supermarket, Inka Mart dan Home Plus. Saat ini total ada 22 counter modern market. Kedua, menambah cabang dengan cara memfranchisekan Raja Motor kepada para investor yang berminat. Berbagai cara yang dilakukan Erie terbukti ampuh. Raja Motor menjadi berkembang sangat pesat. Tidak hanya bisnisnya saja, mereknya juga sudah menjadi top of mind di kalangan bikers.

Konsep Usaha & Daya Tarik

Tingkat pertumbuhan sepeda motor yang sedemikian pesatnya di Indonesia, yakni 40% per tahun serta meningkatnya standar kebutuhan para pengguna sepeda motor adalah merupakan peluang emas bagi bisnis toko aksesoris, suku cadang dan perawatan sepeda motor. Tak ayal, menggeluti bisnis seperti Raja Motor sangat menjanjikan sekali.

Dengan keunikan yang dimilikinya, Raja Motor memberikan pelayanan yang nyaman dengan konsep swalayan (self service), aman, praktis dan dijamin keasliannya sehingga membuat para pecinta dan pemerhati otomotif khususnya sepeda motor menjadi pelanggan setia Raja Motor. Tercatat ada lebih dari 6.000 item produk untuk sepeda motor berbagai merek dengan harga yang kompetitif.

Ada 7 alasan pelanggan berbelanja di Raja Motor, yaitu, pertama, brand yang sudah dikenal & dipercaya sejak tahun 1996. Kedua, konsep ‘one stop shopping’ untuk aksesoris, suku cadang, modifikasi, racing parts, motocross, kostum bikers, pengaman, perawatan & pemasangan. Ketiga, pelayanannya yang ramah & bersahabat, Keempat, menerima pembayaran dengan Visa, Mastercard, Debit BCA, Maestro. Kelima, tempat nyaman dan bebas calo. Keenam, tersedia barang bergaransi dan Ketujuh, “money back guarantee”.

Kebutuhan Investasi

Lantaran salah satu tujuan memfranchisekan usahanya adalah ingin berbagi pengalaman dalam bisnis aksesoris dan sukucadang kepada masyarakat luas, maka persyaratan franchise yang dibuat tidak mempersulit calon franchisee. Yang penting punya dana, lokasi yang strategis minimal seluas 100 m2 dan komitmen bisnis di aksesoris dan sukucadang.

Untuk menjadi franchisee Raja Motor di tahun 2007, investasi yang dibutuhkan adalah Rp 305 juta. Itu belum termasuk tempat, namun sudah mencakup franchisee fee sebesar Rp 75 juta selama 5 tahun, set up store senilai Rp 80 juta, Stok awal (initial inventory) Rp 125 juta, legal fee Rp 5 juta dan working capital Rp 20 juta.

Dukungan Kerja Sama

Untuk mensukseskan bisnis waralabanya, Raja Motor sebagai pewaralaba akan memberikan dukungan mulai dari pelatihan intensif kepada seluruh karyawan, dukungan informasi yang akurat, dukungan SOP yang lengkap, dukungan POS software hingga kunjungan berkala ke setiap outlet. Selain itu, seluruh barang-barang dipasok dari pewaralaba agar tetap kompetitif di pasaran. ***

(Update: Juni 2012)

| WI | JS|

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +2 (from 2 votes)

Komentar anda:

*


× eight = 72